Thursday, 22 September 2011

Smartphone Pertama di Dunia


Saat Microsoft meluncurkan Windows 8 sebagai pengembangan windows seri sebelumnya. Microsoft sangat optimis dengan peluncuran Window 8 ini , dimana Microsoft menciptakan Windows yang pada umumnya sangat cocok dengan Personal Computer (PC) dan sangat kompatibel dengan prosesor standar Intel atau AMD, yang biasa digunakan  di PC .

Bisakah Windows 8 menyelamatkan PC dari kepunahan?
jawabannya : YA

karena Microsoft masih percaya kepada masyarakat yang mengiginkan memiliki pengalaman berkomputer selain dengan mengggunakan tablet. Karena itu Microsoft tidak mengembangkan Windows Phone di tablet, dan lebih memilih meluncurkan Windows 8.

Pengguna komputer dinilai masih membutuhkan penyimpanan (storage) yang besar, dengan kekuatan proses, dan berbagai perangkat lain (software yang 'makan-tempat' di penyimpanan). Ini merupakan kebutuhan pengguna PC di rumah, dan tidak hanya di kantor.

Tentu tugas berat ini akan di lalui oleh Microsoft untuk kembali mendominasi pasar teknologi. Windows 8 ini telah menjadi jalan bagi Microsoft untuk bersaing dengan kompetitornya dalam menciptakan teknologi yang lebih canggih lagi..


Smartphone pertama ini juga menjadi ponsel pertama yang tak memiliki tombol pijat dan menggunakan layar sentuh dengan bantuan stylus. Selain itu, ponsel ini juga memiliki on-screen keyboard QWERTY.

Saat pertama diluncurkan, Simon dipromosikan sebagai ponsel yang fungsinya lebih dari sekedar suara. Simon diperkenalkan sebagai perangkat canggih yang menggunakan teknologi wireless dan bisa berfungsi sebagai pager, mengirim email, kalendar, buku agenda, buku alamat, kalkulator, hingga membuat sketsa elektronik.

Saat itu, Simon dipasarkan dengan harga sekitar US$899 atau sekitar Rp8 juta. Jelas harga ini jauh lebih mahal dari harga sebuah iPhone, BlackBerry, atau smartphone berbasis Android yang dijual saat ini.

Simon hanya diproduksi sebanyak 2.000 unit. Dengan terbatasnya produksi Simon, tak heran jika saat ini Simon menjadi incaran para kolektor.

0 comments:

Post a Comment

Terima kasih telah mampir di blog Sebuah-Kertas , Semoga Postingan kami dapat membantu anda